Potensi Desa Sebong Lagoi
Sektor Unggulan Pariwisata, Kelautan, dan Industri Kreatif Lokal
Ekowisata Hutan Mangrove & Pantai
Desa Sebong Lagoi memiliki aset ekosistem pesisir alami berupa sungai dan hutan mangrove seluas puluhan hektar yang terjaga dengan baik. Kawasan ini telah dikembangkan secara kolaboratif menjadi salah satu ikon wisata susur sungai (*Mangrove Tour*) terpopuler di Pulau Bintan.
Selain hutan mangrove, desa kami dikaruniai gugusan pantai berpasir putih menghadap Laut Natuna Utara yang memiliki ombak bersahabat dan keasrian pohon kelapa pesisir, menjadikannya destinasi piknik keluarga favorit.
Jelajahi Destinasi WisataKelautan & Hasil Perikanan Melimpah
Sebagai wilayah kepulauan, sektor maritim dan perikanan merupakan penopang hidup sebagian warga desa. Tangkapan ikan segar, udang, kepiting, serta biota laut unik khas Kepulauan Riau seperti *Gonggong* (siput laut) melimpah sepanjang tahun.
Potensi laut ini juga didistribusikan ke restoran seafood lokal di sekitar wilayah Lagoi, serta diolah secara kreatif oleh UMKM rumah tangga menjadi produk makanan kemasan seperti kerupuk atom, otak-otak panggang, dan abon ikan berkualitas tinggi.
Lihat Produk Olahan LautKerajinan Kreatif Serat Kelapa & Kerang
Tumbuhnya pariwisata mendorong masyarakat mengolah limbah alam pesisir menjadi souvenir berharga tinggi. Cangkang kerang laut dirangkai menjadi gantungan kunci dan ornamen interior rumah yang unik.
Sabut kelapa kering juga dimanfaatkan untuk kerajinan pot tanaman organik, anyaman tali, hingga tas ramah lingkungan. Dukungan promosi digital terus ditingkatkan agar jangkauan pasar kerajinan tangan Desa Sebong Lagoi menembus pasar nasional.
Kunjungi Toko UMKM